# Sebulan kamu habis berapa untuk hal yang bikin sehat?
- Kebanyakan orang merasa tidak punya uang untuk olahraga, padahal sudah mengeluarkannya untuk hal lain tanpa sadar.
- Hitung dua kolom: yang kamu keluarkan untuk sehat, dan yang kamu keluarkan untuk kebalikannya.
- Membership yang tidak dipakai itu bukan pengeluaran sehat, itu pengeluaran rasa bersalah.
- Tujuannya bukan berhemat. Tujuannya tahu kamu sebenarnya punya berapa.
Alasan paling sering orang menunda mulai bergerak bukan malas, tapi "belum ada budget-nya". Dan itu terdengar masuk akal sampai kamu benar-benar menghitungnya.
Tulisan ini bukan ceramah soal hemat. Ini latihan lima belas menit untuk tahu satu angka yang belum pernah kamu lihat.
Buka mutasi tiga puluh hari terakhir
Ambil aplikasi bank atau e-wallet yang paling sering kamu pakai. Kalau kamu pakai lebih dari satu, ambil dua yang terbesar. Buka riwayat transaksi tiga puluh hari terakhir.
Sekarang siapkan dua kolom.
Kolom kiri: yang kamu keluarkan untuk sehat.
Membership gym, sewa lapangan, kelas, sepatu, suplemen, sayur dan lauk yang sengaja kamu beli karena lebih sehat, ongkos ke tempat olahraga.
Kolom kanan: yang kamu keluarkan untuk kebalikannya.
Kopi manis harian, rokok, gorengan sore, minuman kemasan, delivery larut malam, camilan minimarket.
Jangan menilai apa pun dulu. Cuma dicatat.
Yang biasanya muncul
Dari orang-orang yang pernah kami minta melakukan ini, dua pola terus berulang.
Pola pertama: kolom kanannya jauh lebih besar dari yang mereka kira. Kopi susu Rp22.000 lima kali seminggu itu Rp440.000 sebulan. Itu lebih besar dari membership gym bulanan mana pun di Jogja, dan lebih besar dari empat kali main padel patungan berempat di jam sepi.
Ini bukan ajakan berhenti ngopi. Kopi punya fungsinya sendiri dan tidak semua pengeluaran harus dibela. Tapi kalau kamu bilang tidak punya budget Rp179.000 sebulan sementara kolom kananmu menyentuh setengah juta, yang kurang bukan uangnya.
Pola kedua: kolom kirinya berisi barang yang tidak dipakai. Membership yang masih terpotong otomatis tapi terakhir dipakai empat bulan lalu. Aplikasi latihan berlangganan yang tidak pernah dibuka. Sepatu lari yang masih di kotak.
Itu bukan pengeluaran untuk sehat. Itu pengeluaran untuk perasaan bahwa kamu sedang mengurus dirimu, dan itu barang yang berbeda.
Angka yang sebenarnya kamu cari
Setelah dua kolom itu jadi, hitung satu angka:
Berapa yang kamu keluarkan, dibagi berapa kali kamu benar-benar melakukannya.
Contohnya, membership Rp179.000 sebulan dan kamu datang empat kali. Itu Rp44.750 per kunjungan. Kalau kamu datang sebelas kali, jadi Rp16.300.
Angka yang sama, membership yang sama, tapi dua barang yang sepenuhnya berbeda.
Ini cara berhitung yang kami pakai di seluruh Opensteps, dan ini juga yang bikin kami tidak pernah menulis "gym A lebih murah dari gym B" tanpa tahu kamu akan datang berapa kali.
Tiga kesalahan berhitung yang umum
Menghitung sepatu sebagai biaya bulanan. Sepatu bertahan setahun sampai dua tahun. Kalau Rp700.000 dan kamu pakai delapan belas bulan, itu Rp39.000 sebulan, bukan Rp700.000.
Melupakan ongkos dan waktu perjalanan. Gym yang lebih murah tapi tujuh kilometer dari rumah sering berakhir lebih mahal, bukan karena bensin, tapi karena kamu jadi jarang datang. Jarak adalah biaya, walaupun tidak muncul di mutasi.
Menganggap Rp0 berarti tidak berharga. Jalan kaki tidak keluar biaya sama sekali dan tetap menghitung. Fakta bahwa sesuatu gratis tidak membuatnya lebih rendah dari yang berbayar.
Setelah tahu angkanya
Jangan langsung memotong apa pun.
Yang kami minta cuma satu: tahu berapa ruang yang sebenarnya kamu punya. Kalau ternyata kolom kananmu Rp600.000 dan kolom kirimu Rp0, itu bukan berarti kamu boros. Itu berarti alasan "tidak ada budget" tadi perlu diganti dengan alasan yang lebih jujur, dan biasanya alasan yang lebih jujur itu jauh lebih mudah dikerjakan.
Biasanya alasannya bukan uang. Biasanya alasannya belum tahu harus mulai dari mana, atau tidak mau datang sendirian, atau takut kelihatan bingung.
Ketiganya bisa diselesaikan. Yang tidak bisa diselesaikan itu alasan yang salah.
Tulisan ini ada di langkah Aware. Kalau kamu sudah tahu angkamu, lanjutkan ke langkah Awake: menemukan alasan yang benar-benar milikmu.
Mau tujuh hari pertamanya dikirim ke email?
Panduan Langkah Pertama, 48 halaman, satu hal kecil per hari. Gratis, tanpa akun, berhenti kapan saja lewat satu tautan.
Terkirim. Cek inbox kamu dalam satu sampai dua menit.