- Datang hari kerja jam 09.00 sampai 15.00. Itu jam paling sepi.
- Bayar harian dulu. Jangan tanda tangan membership di hari pertama.
- Pakai tiga alat mesin saja, jangan barbel. Dua set, sepuluh kali, beban ringan.
- Tiga puluh menit sudah cukup. Pulang sebelum kamu capek.
Hampir semua panduan gym untuk pemula dimulai dari hal yang salah: gerakan. Padahal yang bikin orang batal itu jarang gerakannya. Yang bikin batal adalah tidak tahu harus masuk lewat mana, taruh tas di mana, dan harus bilang apa waktu ada yang menyapa.
Tulisan ini mengurus bagian itu. Anggap saja kamu belum pernah masuk gym sama sekali, dan memang begitu asumsinya.
Sebelum berangkat
Pilih hari kerja, antara jam sembilan pagi sampai tiga sore. Kalau kamu kerja kantoran dan tidak bisa, pilihan kedua adalah Sabtu atau Minggu pagi sebelum jam delapan. Yang harus kamu hindari itu jam lima sampai delapan malam di hari kerja, karena itu jam paling penuh, dan penuh berarti kamu harus antre alat sambil merasa diperhatikan.
Soal bawaan, orang biasanya membawa terlalu banyak. Ini daftarnya:
| Bawa | Belum perlu |
|---|---|
| Sepatu apa saja yang solnya rata | Sepatu khusus angkat beban |
| Kaus dan celana yang biasa kamu pakai | Baju olahraga baru |
| Botol minum | Suplemen, shaker, whey |
| Handuk kecil | Sarung tangan, sabuk, strap |
| Uang tunai untuk tiket harian | Membership setahun |
Sepatu lari lama juga tidak apa-apa. Yang penting solnya tidak terlalu empuk sampai kakimu goyang waktu berdiri. Kalau ragu, pakai yang paling datar yang kamu punya.
Di meja depan
Ini bagian yang paling bikin orang gugup, padahal paling pendek. Kamu cukup mengucapkan satu kalimat:
“Mas, saya baru pertama kali. Ada tiket harian?”
Ini cukup. Tidak perlu penjelasan lain.
Dua kata pertama itu penting. Begitu kamu bilang baru pertama kali, hampir semua staf gym di Jogja otomatis menjelaskan hal-hal dasar tanpa kamu perlu bertanya: loker di mana, kamar ganti di mana, alat mana yang boleh dipakai. Orang malu mengaku pemula, padahal mengaku pemula justru membuka bantuan.
Soal harga, hampir semua gym di Jogja punya tiket harian walaupun jarang dipasang di spanduk. Yang biasanya terpampang cuma harga bulanan:
| Tempat | Bulanan | Harian |
|---|---|---|
| Wondher Gym & Pilates, Condongcatur | Rp179.000 | belum kami cek |
| Optimum Fitness & Cafe, Umbulharjo | Rp225.000 | belum kami cek |
Kami sengaja menulis “belum kami cek” daripada menebak. Harga harian di Jogja berubah-ubah dan sering tidak diumumkan, jadi tanyakan langsung. Kalau kamu sempat, kabari kami angkanya, nanti kami masukkan.
Tolak dengan sopan, dan tolak beneran. Bukan karena PT itu buruk, tapi karena kamu belum tahu kamu butuh apa. Kalimatnya: “Makasih Mas, saya coba sendiri dulu sebulan, nanti saya kabari.” Kalau ternyata kamu memang butuh, PT-nya tidak akan ke mana-mana.
Tiga puluh menit pertama
Ini rencananya, menit per menit. Jangan ditambah, walaupun kamu merasa masih kuat. Hari pertama itu bukan soal seberapa berat, tapi soal membuktikan ke diri sendiri bahwa kamu bisa masuk dan keluar dengan selamat.
Kecepatan 4 sampai 5, tidak usah lari. Ini bukan pemanasan saja, ini juga waktu buat kamu melihat sekeliling tanpa kelihatan bingung.
Cari tiga alat mesin yang ada gambar petunjuknya. Hampir semua mesin ada stikernya. Baca, lalu lanjut jalan.
Chest press, lat pulldown, leg press. Beban paling ringan dulu. Kalau sepuluh kali terasa terlalu enteng, naikkan satu tingkat di set kedua. Istirahat satu menit antar set.
Serius, pulang. Ini bagian tersulitnya, karena kamu akan merasa masih sanggup. Justru itu yang bikin kamu mau balik lagi lusa.
Kenapa mesin, bukan barbel? Karena mesin sudah menentukan jalur geraknya untukmu. Kamu tidak perlu memikirkan teknik, tidak perlu ada yang mengawasi, dan hampir tidak mungkin cedera kalau bebannya ringan. Barbel bisa menyusul bulan depan.
Sesudah selesai
Catat tiga hal di HP sebelum kamu keluar parkiran: tanggalnya, berapa lama, dan alat apa saja. Tiga baris, tidak usah rapi. Ini yang nanti jadi bukti waktu kamu merasa tidak ada kemajuan di minggu ketiga.
Lalu jangan tambah apa-apa hari itu. Tidak usah beli suplemen, tidak usah bikin rencana makan, tidak usah cari program dua belas minggu. Satu perubahan dulu.
Kalau kamu tidak balik minggu depan
Kemungkinan besar itu yang terjadi, dan itu bukan kabar buruk. Hampir semua orang berhenti setelah percobaan pertama. Bedanya cuma satu: ada yang menganggap dirinya gagal lalu berhenti selamanya, ada yang menganggapnya percobaan pertama lalu mencoba lagi enam minggu kemudian.
Kami menulis untuk yang kedua.
Kalau hari pertamamu sudah lewat, yang paling menentukan sekarang bukan latihannya, tapi bagaimana kamu bertahan di minggu ketiga.
Mau tujuh hari pertamanya dikirim ke email?
Panduan Langkah Pertama, 48 halaman, satu hal kecil per hari. Gratis, tanpa akun, dan berhenti kapan saja lewat satu tautan.
Terkirim. Cek inbox kamu dalam satu sampai dua menit.